Showing posts with label Sistem Operasi. Show all posts
Showing posts with label Sistem Operasi. Show all posts

Friday, February 17, 2012

Menguak Tema Tersembunyi Windows 7

Saat pertama kali menjalankan instalasi Windows 7, kita ditanya negara tempat kita tinggal dan bahasa yang kita gunakan, bukan? Pengguna dari beberapa negara akan dapat tema khusus sesuai dengan negaranya.
Misalnya, negara yang dimasukkan adalah Australia. Nantinya, kita bisa memilih tema bernuansa Australia  untuk Windows—suara khas, wallpaper,  dan nuansa pendukung lain.
Setelah diselidiki, semua tema unik itu ternyata disalin pada saat instalasi. Hanya saja tema-tema tersebut tidak semua ditampilkan. Asal tahu saja, DVD Windows 7 edisi bahasa Inggris yang beredar di Indonesia mengandung tema Australia, Kanada, Afrika Selatan, Inggris Raya, dan Amerika Serikat.
Tak ada Indonesia sih. Tapi, kalau mau tau bagaimana tema-tema negara yang ada, caranya begini.
1.      Buka Windows Explorer. Klik menu “Organize > Folder and Search Options”.
2.      Di jendela Folder Options klik tab “View”. Di tab View, pilih “’Show hidden files, folders and drives”.
tut349-h24-2
3.      Hilangkan tanda centang di depan “Hide protected operating system files (Recommended)”. Saat menghilangkan tanda cek ini Anda akan mendapatkan jendela peringatan. Jawab “Yes”. Klik “OK” untuk menutup jendela Folder Options.
tut349-h24-3
4.      Di jendela Windows Explorer, masuklah ke C:\Windows\Globalization\MCT. Di situ ada folder MCT-AU, MCT-CA, MCT-GB, MCT-US dan MCT ZA. Setiap folder berisi satu file tema.
tut349-h24-4
5.      Buka folder MCT-AU lalu masuklah ke sub folder Theme. Di dalamnya ada file AU berekstensi “.theme”. File ini mengandung instalasi tema Australia. Klik ganda file itu untuk menginstalnya. Kita akan langsung merasakan perubahannya sesaat setalah instalasi. Nuansa Windows akan langsung berubah ala Australia dan Control Panel Personalisasi bakal muncul.
tut349-h24-5
6.      Ulangi langkah  5 untuk setiap folder—atau folder yang temanya mau dipakai saja. Sekadar informasi, folder MCT-CA menyimpan tema Canada, folder MCT-GB menyimpan tema Inggris, folder MCT-US menyimpan tema Amerika, dan folder MCT ZA menyimpan tema Afrika Selatan.
7.      Klik lagi menu “Organize” > “Folder and Search Options”.
8.      Di jendela Folder Options klik tab “View”. Di tab View, pilih “’Don’t show hidden files, folders and drives”. Berikan tanda centang di depan opsi “Hide protected operating system files (Recommended)”. Saat menghilangkan tanda centang ini, kita akan dihadapkan pada jendela peringatan. Jawab “Yes”. Klik “OK” untuk mengembalikan seting folder seperti semula.
9.      Tutup Windows Explorer.
10.  Sekarang klik kanan desktop dan pilih Personalize. Sekarang, tema-tema rahasia telah muncul dan Anda tinggal memilih tema mana yang disuka. Sekali klik tema, nuansa Windows akan langsung berubah, baik itu warna, wallpaper, suara, dan sebagainya.
tut349-h24-10
Cari Tema Windows 7
Setelah mendapat artikel yang menarik ini, PCplus iseng-iseng mencari tema lain di internet. Tidak ketemu banyak sih—beberapa malah tampak tidak meyakinkan—tapi ada satu yang yakin seratus persen pasti bisa diinstal di Windows 7.
Tempatnya di sini: http://windows.microsoft.com/en-us/windows/downloads/personalize. Nah, pasti yakin kan? Itu situs web resmi Microsoft. Temanya banyak yang baru, malah ada tema Windows 7 yang bernuansi film baru James Cameroon yakni Avatar.
Ada pula tema Coca Cola, Bing, Porsche, Zune, dan lain-lain. Oh iya, tema yang disebutkan dalam artikel “Menguak Tema Tersembunyi Windows 7” pun ada. Tema itu tentu sebaiknya jangan di-download lagi. Mubazir.
Setelah download, kita akan dapat file berekstensi “themepack”. Buka saja file itu, tema pun segera dipasang. Selamat menikmati. (alx)

tut349-h24-boks
Halaman situs web resmi Microsoft yang menampilkan tema untuk Windows 7. Tema yang ada di situs web tersebut bisa di-downoad dengan gratis.

Cara Mudah Backup Sistem Operasi

Mungkin kamu pernah mempunyai pengalaman seperti ini: Ketika beli sebuah notebook, kamu enggak dapat DVD Windows. Tapi, di dalamnya sudah terinstal Windows asli. Itulah yang disebut Windows tipe OEM alias Original equipment manufacturer.

Pengalaman berlanjut. Setelah kamu beli, enggak mungkin kan notebook diangguri? Pasti kamu pakai. Tidak berapa lama notebook itu kena virus dan parahnya tidak bisa masuk ke Windows.
“Gampang, tinggal instal ulang,” kamu bisa saja berpikir begitu. Eh, tapi tadi sudah dibilang, kamu enggak dapat DVD Windows. Sudah begitu, tak dapat juga installer antivirus, Microsoft Office, dan program-program lain. Susah bukan?
Eh, sudah begitu, kita juga harus update Windows, antivirus, dan program lain. Sistem operasi dan antivirus adalah yang paling sering dan rutin melakukan update, yang jadi masalah sistem operasi dan antivirus melakukan update secara lngsung ke internet, dan tidak meninggalkan file installer manual pada HD kamu. Jadi selain menginstal ulang sistem operasi, kamu juga harus melakukan update satu persatu update patch tersebut. Hal ini tentu akan memakan waktu dan membutuhkan bandwidth internet yang lumayan besar.
Untuk mengatasi masalah di atas kamu bisa pakai tips ini untuk membuat “image” Windows yang sedang kamu pakai. Aplikasi pembuat image di Windows 7 akan melakukan backup seluruh hal yang ada di komputer kamu. Ketika sistem oeprasi kamu bermasalah kamu tinggal melakukan load lagi image-nya.
Secara “bodoh”, prinsip kerjanya bisa dibilang seperti kamu menyalin file kerjaan kamu ke dalam flash disk. Ketika file kamu yang di hard disk rusak, kamu masih bisa pakai file yang ada di flash disk.
Bikin Image
1. Untuk membuat image di Windows 7, klik tombol Start, kemudian ketikan “backup” (tanpa kutip). Klik pada “Backup And Restore”.

2. Kemudian klik “Create System Image”.

3. Muncul halaman “Where you want to save the backup”, kamu bisa menyimpannya pada hard disk, DVD, atau komputer lain di dalam jaringan. Pada contoh ini, kita pilih hardisk local di Drive E. Klik “Next”.

4. Muncul halaman Confirm your backup setting klik “Start Backup”.

5. Proses backup akan berjalan tunggu proses sampai selesai.

6. Setelah proses selesai, muncul kotak dialog Do you want to create system reapir disk? Apakah kamu ingin membuat repair disk, sebaiknya kamu pilih “Yes”.

7. Muncul halaman Create a system repair disk, masukan DVD kosong kamu ke DVD writer, kemudian klik “Create Disk”.

Restore Image.
1. Untuk melakukan Restore Image, kamu bisa pakai DVD system repair disk yang telah dibuat. Kamu juga bisa pakai DVD installer Windows 7. Kalau sistem operasi kamu masih bisa boot, kamu bisa pencet F8 saat boot. Pada contoh ini, kita pakai DVD installer windows 7. Masukan DVD itu DVD-ROM—jangan lupa untuk membuat agar komputer melakukan boot dari DVD-ROM. Pengaturan untuk itu ada di BIOS.

2. Muncul halaman language, klik “Next”.

3. Muncul halaman instalasi Windows 7 pilih Repair your computer.

4. Muncul halaman System recovery Option Klik “Restore your computer using a system image that you created earlier”, lalu klik “Next”.

5. Muncul halaman Select a system image backup. Biasanya komputer akan mengenali file backup secara otomatis. Jika kamu menyimpan Backup Image pada DVD atau file sharing di jaringan kamu bisa memilih “Select a system image”. Kita pilih “Use the latest available system image” karena file ada di hard disk. Klik “Next”.

6. Muncul halaman Choose additional restore options klik “Next”.

7. Muncul halaman konformasi, lalu klik “Finish”.

8. Muncul kotak dialog peringatan, klik “Yes”.

9. Selanjutnya tunggu proses sampai selesai.

10. Jika sudah selesai Klik “Restart Now”.

11. Dan sistem operasi Windows 7 kamu akan kembali jalan normal, seperti pada saat keadaan Backup Image.