Showing posts with label Tips Trik Komputer. Show all posts
Showing posts with label Tips Trik Komputer. Show all posts

Saturday, February 18, 2012

Membuat Backup Sistem dan Data Peranti Berbasis USB

Setelah membeli peranti berbasis koneksi USB yang memiliki sistem operasi kecil bawaan (firmware) seperti multimedia player, modem, Bluetooth dongle, dan lainnya, apa yang sebaiknya kita lakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan? Jika firmware peranti USB tersebut tidak tersedia atau sulit dicari, kami menyarankan untuk membuat pencadangan (backup) sistem maupun data-data di dalamnya.

Untuk melakukan hal tersebut, kami rekomendasikan aplikasi bernama USB Image Tool karya Alexander Beug (www.alexpage.de). USB Image Tool dapat dijalankan tanpa perlu instalasi, namun ketika di-download masih berada dalam format terkompresi sehingga harus diekstrak terlebih dahulu. Berikut ini, contoh langkah pencadangan sistem yang kami coba pada peranti MP3/MP4 player buatan Cina.

Buka folder hasil ekstraksi, klik beruntun pada berkas executable USB Image Tool.
Jika ingin membuat pencadangan sistem dan data, pilih Device Mode, lalu klik pada ikon peranti USB yang dikenali. Klik tombol Backup. Arahkan ke direktori penyimpan berkas backup, lalu beri nama berkas tersebut, pilih format IMG, dan klik tombol Open. Tunggu sampai proses pencadangan selesai.

Jika di lain waktu peranti USB mengalami kerusakan logikal dan akan diperbaiki, hubungkan ke komputer dan jalankan USB Image Tool. Kali ini, pilih Volume Mode. Klik pada ikon peranti USB yang dikenali. Klik tombol Restore. Arahkan ke direktori penyimpan berkas backup, sorot berkas tersebut dan klik tombol Open. Tunggu sampai proses restorasi selesai.

Friday, February 17, 2012

Kelola Partisi Harddisk dengan Partition Assistant

Sistem operasi Windows memang menyertakan fasilitas pengelolaan partisi harddisk, misalnya di Windows XP lewat klik kanan MyComputer dan pilih Manage lalu buka bagian Disk Management.
Namun, kemampuan fasilitas ini sangat terbatas, hanya mampu menghapus dan membentuk partisi. Kemampuan lain semacam mengubah ukuran partisi (untuk membentuk partisi baru), menyalin partisi, menggeser partisi, dan lainnya tidak ada.
Salah satu alternatifnya, kita dapat menggunakan aplikasi gratisan bernama Partition Assistant. Berikut ini contoh cara penggunaannya:

  1. Jalankan Partition Assistant. Kita dapat melihat beberapa kemampuan aplikasi ini dengan klik kanan pada sebuah partisi. Kemampuan itu adalah: mengubah ukuran partisi, menyalin partisi, menghapus partisi, memformat partisi (dengan file system FAT32 atau NTFS), memberikan label (nama pengenal) pada partisi, menghapus harddisk (seluruh partisi), mengubah huruf drive partisi, menyembunyikan partisi (jika berisi data-data rahasia), mengeset aktif (untuk partisi sistem operasi), serta mengecek keberadaan bad sector. 
  2. Contoh pada artikel ini adalah cara mengubah ukuran partisi untuk membentuk partisi baru. Klik partisi target (pada bagian Disks). Di bawahnya (pada bagian Move and Resize), klik-tahan pada ikon lingkaran di ujung partisi dan geser. 
  3. Secara otomatis, di bagian Disks akan tampil partisi baru berlabel Unallocated yang ukurannya sama dengan ruang kosong hasil pengubahan ukuran partisi target.
  4. Klik kanan pada partisi baru berlabel Unallocated lalu pilih Create. 
  5. Pada kotak dialog Create Partition, ketik nama pengenal (label) partisi baru di bagian Partition Label. Pilih file system untuk memformat partisi baru di bagian File System. Jika sudah selesai, klik tombol OK. 
  6. Klik tombol Apply di bagian atas layar (ribbon menu) untuk menerapkan penyuntingan partisi. 
  7. Kita juga dapat mengecek keberadaan bad sector pada partisi target lewat menu Disk > Surface Test atau lewat klik kanan partisi target lalu pilih Check Partition. 
  8. Klik tombol Start di kotak dialog Disk Surface Test untuk memulai proses pengecekan bad sector. Tunggu sampai proses tersebut selesai. 

Recycle Bin untuk Media Simpan Portabel

Media simpan portabel semacam USB flashdisk atau harddisk eksternal begitu populer di kalangan pengguna komputer. Namun, manajemen berkas dalam media simpan eksternal tersebut berbeda dalam beberapa hal, salah satunya adalah dalam hal penghapusan berkas. Pada media simpan internal atau yang terhubung terus ke komputer, berkas yang dihapus umumnya tidak langsung bener-benar dihapus, melainkan ditempatkan ke dalam Recycle Bin atau Trash.
Lain halnya dengan apa yang terjadi jika pengguna menghapus berkas dari media simpan portabel. Berkas tidak akan masuk ke Recycle Bin atau Trash, namun langsung hilang. Hal ini tentu merepotkan, karena untuk mengembalikan data terhapus tersebut harus menggunakan upaya recovery yang tidak sederhana.
Salah satu solusinya adalah software kecil dan portabel bernama iBin karya Augusto Croppo. Silakan unduh berkas executable iBin yang bersifat freeware ini di alamat www.autohotkey.net. Berikut ini cara penggunaannya:
  1. Ekstrak dahulu berkas hasil unduhan, lalu pindahkan berkas executable iBin ke dalam media simpan portabel (misalnya USB flashdisk).
  2. Hubungkan media simpan portabel ke komputer.
  3. Jalankan berkas executable iBin dalam media simpan portabel dengan klik beruntun. Ibin akan berjalan pada mode background.
  4. Kita atur beberapa konfigurasi iBin dengan klik kanan pada ikon iBin di taskbar Windows, lalu pilih Cutom Options.
  5. Pada kotak dialog iBin Custom Oprions kita dapat mengatur kapasitas tampungan sementara di bagian Space Limit (berdasarkan sisa ruang kosong dalam media simpan portabel), serta mengaktifkan iBin secara otomatis ketika media simpan portabel dihubungkan ke komputer dengan klik tombol Set a Start up command in Autorun.inf. Klik tombol Save untuk menerapkan konfigurasi.
  6. Untuk mengembalikan berkas data yang terhapus, klik kanan ikon iBin di taskbar Windows lalu pilih Dumping Management. Sorot berkas yang akan dikembalikan, lalu klik tombol Recycle Data Selected.
  7. Cobalah melakukan eksplorasi lebih jauh dengan membaca berkas iBin User Guide yang disertakan dalam format PDF.